Ada cara mudah yang bisa dilakukan untuk mengetahui volume dan kondisi oli mesin pada mobil.Yakni dengan cara mencolokkan dipstick, dari situ akan ketahuan kondisi serta jumlah volume oli mesin.

Pengecekan tersebut wajib dilakukan secara rutin oleh setiap pemilik mobil.

Namun, pernahkah melihat ada seperti busa berwarna putih seperti susu yang menempel pada dipstik oli mesin tersebut ditarik keluar?

Apa yang sebetulnya terjadi?

Jika terdapat busa putih seperti susu pada dipstick, itu pertanda oli tercampur dengan air.Hal tersebut bisa terjadi akibat banyak hal.

Mulai dari kerusakan packing cylinder head, cylinder head bengkok, retak pada dinding water jacket, kerusakan pada plug coin, hingga kerusakan pada oil cooler.

Kerusakan-kerusakan tersebut menyebabkan coolant dapat masuk ke dalam sistem oli mesin.

Jika masalah-masalah serius tersebut sudah terjadi, lebih baik melakukan overhaul mesin untuk memperbaikinya.

Lalu, apakah sebetulnya kerusakan-kerusakan tersebut bisa kita hindari?

Salah satunya selalu gunakan coolant untuk air radiator atau pendingin.

Hal ini disebabkan karena cairan coolant didesain untuk menghindari korosi pada mesin yang merupakan biang terjadinya kebocoran.

Selain itu, jangan pula memaksakan mobil berjalan ketika mesin mengalami panas berlebih (overheating).

Ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan pada komponen mesin, salah satunya cylinder head.

Jika sudah ada indikasi akan overheat, lebih baik jangan dihidupkan mesinnya.