Mungkin sebagian besar kita tidak tahu apa yang maksud kode VGT DI-D pada mobil Pajero Dakar yang kita pakai. Untuk itu mari kita ulas sedikit tentang VGT DI-D pada mobil Pajero.

VGT atau Variable Geometry Turbo merupakan teknologi turbo pada mesin diesel yang sudah menggunakan teknologi pembakaran common rail dan intercooler. VGT mempunyai cara kerja yang sama dengan turbo pada umumnya tetapi memiliki baling-baling adjustable di sekitar turbin utama dimana baling-baling itu dapat berubah sudut sesuai putaran mesin untuk menghindari terjadinya turbo lag dan untuk mendapatkan torsi tinggi pada putaran mesin yang rendah serta efisiensi penggunaan bahan bakar. VGT sudah digunakan kendaraan di Indonesia.

Cara kerja VGT sangat canggih karena saat volume gas buang sedikit dan kondisi RPM rendah sampai menengah, maka sirip-sirip di dalam VGT secara otomatis bergerak menutup sehingga lorong gas buang menyempit, yang menyebabkan gas buang dapat memutar turbin lebih cepat. Sedangkan pada kondisi RPM tinggi, volume gas buang akan padat. Sehingga sirip-sirip VGT bergerak membesar. Hal ini akan mengurangi tekanan balik gas buang dan menjaga kecepatan turbin.

Sedang DI-D atau Direct Injection Diesel fungsinya adalah untuk memperbesar tekanan bahan bakar yang masuk ke ruang bakar dengan memasok solar.

Keistimewaan teknologi ini, sudu-sudu atau baling-baling turbin (bagian yang didorong oleh gas buang), sudut atau posisinya bisa berubah sesuai dengan putaran mesin. Dengan sudut baling-baling bisa berubah, maka putaran turbin – selanjutnya kompresor yang menyedot udara dari luar dan memaksanya masuk ke mesin – bisa disesuaikan dengan putaran atau beban kerja mesin.

Tak kalah penting, gejala turbo “lag” atau turbo lemot – terjadi pada non-VGT atau baling-baling  “mati” – bisa dicegah. Pada non-VGT, turbo lemot terjadi pada putaran rendah. Pasalnya, pada kondisi tersebut tekanan gas buang tidak cukup kuat untuk mendorong atau memutar baling-baling turbin.

Karakteristik yang menarik dari mesin diesel VGT ini, tenaga dan torsinya naik cukup besar. Tenaga naik dari 136 PS atau 100 kW menjadi 176 PS atau 131 kW. Sangat besar atau sekiar 30 persen. Hebatnya lagi, tenaga maksimum diperoleh pada putaran lebih tinggi. Torsi, juga mengalami kenaikkan dari 314 Nm menjadi 350 Nm atau sekitar 10 persen. Pada mesin baru ini , torsi diperoleh pada rentang putaran lebih rendah dan sedang, yaitu 1.800 – 3.500 rpm (flat torque). Dengan karakteristik ini, mesin yang disebut Mitsubishi dengan DI-D (diesel injeksi langsung) makin enak digunakan, baik pada kecepatan rendah (termasuk saat macet) maupun dikebut (putaran tinggi).   Faktor lain yang membuat kinerja mesin makin hebat, tekanan bahan bakar pada common rail atau sistem pasokan bahan bakar juga lebih tinggi dibandingkan mesin diesel sebelumnya.

Mari kita lihat perbandingan Mobil yang menggunakan system VGT dan non VGT dibawah ini

SEMOGA BERMANFAAT