Ban mobil sendiri merupakan salah satu komponen terpenting pada kendaraan. Kenapa penting? karena, komponen yang satu ini memiliki sejumlah fungsi fital yang sangat berpengaruh terhadap kenyamanan pengemudi ketika berkendara.Tidak hanya kenyamanan, ban mobil juga sangat berpengaruh terhadap performa kendaraan karena, komponen ini merupakan satu – satunya komponen yang bersentuhan langsung dengan aspal jalan. Tidak sampai disitu saja, sebenarnya masih  banyak lagi fungsi dari komponen yang satu ini. Salah satunya akan sangat berpengaruh terhadap keselamatan pengemudi.

Keselamatan pengemudi hampir sepenuhnya merupakan tangguh jawab dari ban mobil, kenapa? Karena dengan menjadi satu – satunya komponen yang bersentuhan langsung dengan aspal jalan, ban mobil dituntut untuk memegang  tanggung jawab yang sangat besar mengenai traksi dan kontrol kemudi.

Maka dari itu, periksa selalu komponen yang satu ini sebelum anda melakukan perjalanan jauh, terlebih lagi dalam kondisi yang hujan seperti beberapa hari belakangan ini. Dalam kondisi hujan ban mobil memiliki satu pekerjaan tambahan yaitu menepis atau memecah genangan air agar ban tetap memiliki traksi yang baik terhadap aspal jalan.

Setelah anda memeriksa dan mendapati ban mobil anda ternyata masih layak namun terdapat beberapa keanehan, maka disarankan untuk melakukan beberapa treatment seperti merotasi ban mobil atau melakukan spooring dan balancing.

Apa Itu Rotasi Ban Mobil?

Rotasi ban mobil sendiri adalah salah satu cara yang biasa dilakukan untuk membuat ban mobil memiliki keausan yang merata antara ke empat bannya. Rotasi ban mobil biasanya akan dilakukan setiap 7.000km sampai dengan 10.000km atau jika anda sering memacu kendaraan anda dengan kecepatan yang cukup tinggi, anda bisa melakukan Rotasi ini setiap 5.000km sekali.

Seiring berjalannya waktu, pastinya ban mobil akan aus atau botak. Namun, biasanya ban mobil yang lebih cepat aus atau botak yaitu ban mobil bagian depan, terutama bagi mobil – mobil yang memiliki mesin penggerak roda depan atau FWD (Front Wheel Drive). Hal ini disebabkan karena ban depan memiliki pekerjaan yang sangat banyak seperti:

  1. Pada saat start, ban depan bekerja keras “menarik” seluruh komponen kendaraan agar kendaraan dapat melaju atau bergerak.
  2. Selain sebagai penarik pada saat start, ban depan juga berfungsi sebagai pengatur arah gerak mobil, agar mobil berada dalam posisi yang ideal.
  3. Pada saat pengereman, ban depan menjadi tumpuan seluruh berat kendaraan termasuk penumpang.

Nah, dengan begitu banyaknya pekerjaan yang dimiliki oleh ban mobil bagian depan, maka tidak heran jika ban mobil bagian depanlah yang sering sekali mengalami keausan lebih cepat dibandingkan dengan ban mobil bagian belakang.

Untuk rotasi ban mobil penggerak roda bagian depan, berikut tata caranya:

Mobil Dengan System FWD (Front Wheel Drive):

Ini merupakan cara untuk rotasi ban mobil penggerak roda depan dengan ban serep

  1. Ban depan kanan mundur menjadi ban serep
  2. Ban depan kiri mundur menjadi ban belakang kiri
  3. Ban belakang kanan maju kedepan menjadi ban depan kiri
  4. Ban belakang kiri maju kedepan menjadi ban depan kanan
  5. Ban serep bisa menjadi ban belakang kanan

Mobil Dengan System RWD (Rear Wheel Drive) dan 4-WD (Four Wheel Drive):

Ini merupakan cara untuk rotasi ban mobil penggerak roda belakang dan penggerak dengan empat roda dengan ban serep

  1. Ban depan kanan mundur menjadi ban belakang kiri
  2. Ban belakang kiri maju kedepan menjadi ban depan kiri
  3. Ban belakang kanan maju kedepan menjadi ban depan kanan
  4. Ban depan kiri masuk menjadi ban serep
  5. Ban serep menjadi ban belakang kanan

Begitulah kira – kira cara rotasi untuk membuat ban mobil anda memiliki keausan yang merata antara keempat bannya. Selain rotasi ban mobil ada juga treatment yang biasa disebut dengan spooring. Hampir sama seperti Rotasi, namun Spooring berfungsi untuk meratakan kondisi ban mobil yang tidak rata keausannya antara sisi bagian luar ban dengan sisi bagian dalamnya.

Silahkan Baca Juga :

Finish Balance Mengatasi Stir Getar Pada Kecepatan Tinggi